» » TAK MAMPU ATASI KRISIS LISTRIK, GUBERNUR SANI KECEWA KINERJA PT.CTI

SERUMPUN RADIO- Karena dinilai tidak mampu menanggani masalah hingga berujung pada krisis listrik berkepanjangan di Tg.Pinang dan Bintan, membuat hilangnya kepercayaan Gubernur Kepri kepada sang pengelola Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Galang Batang.
Hal ini berawal dari besarnya harapan kepada PT.Capital Turbine Indonesia (CTI) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan listrik. Hingga diberi kepercayaan mengelola PLTU Galang Batang untuk memasok listrik ke sistem Perusahaan Listrik Negara (PLN) area Tg.Pinang.
Namun belakangan apa yang diharapkan tidak sesuai kenyataan, karena justru masalah demi masalah yang muncul. Masyarakatpun terpaksa menikmati krisis listrik berkepanjangan, meski permasalahan ini sudah sangat meresahkan.
Ironisnya, keadaan ini mendorong PLN dan PT.CPI yang awalnya sepakat melakukan kerja sama, justru saling tuding tak mau disalahkan.
PT.CPI beralasan, 2 turbine PLTU saat ini tidak berfungsi atau rusak disebabkan jaringan PLN yang sudah usang, hingga ketika terjadi kesalahan dalam jaringan PLN, berdampak pada kinerja turbine PLTU. Sedangkan ke-2 turbine itu hingga kini rusak tidak dapat diperbaiki karena butuh dana besar.
Oleh karena itulah Gubernur Kepri, HM Sani berniat meninggalkan PT.CTI.
Keadaan ini, mendesak Sani untuk memanggil Manager PLN Bright Batam dan PLN Tg.Pinang, Kamis (25/6/15) lalu. Untuk membicarakan langkah-langkah yang diambil, guna atasi masalah (DK/Rf)

About SerumpunRadio Batam

Terimakasih telah berkunjung di Serumpun Radio.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Leave a Reply